
Chelsea
Liverpool dipermalukan Chelsea di kandang sendiri. Manajer Liverpool Rafael Benitez mengaku tak kaget dengan mentalitas serang ‘Si Biru’ yang menghasilkan kekalahan 1-3 buat ‘Si Merah’.
Dalam laga di Anfield, Kamis (9/4/2009) dinihari WIB, Liverpool yang jadi tuan rumah memulai dengan gemilang. Baru sekian menit, Fernando Torres sudah bisa menjebol gawang tim tamu.
Akan tetapi, Chelsea lantas berhasil menyamakan kedudukan, berbalik unggul dan akhirnya menang di kandang lawan. John Terry cs pun pulang dengan bekal berharga untuk leg kedua, meski di awal laga ini sempat ada di ujung pisau.
“Saya tak kaget karena Chelsea adalah tim kuat. Mereka sudah banyak memenangi banyak partai tandang di Liga Primer, punya kepercayaan diri tinggi, dan bermain bagus,” analisa Benitez di situs Liverpool.
“Anda harus tampil bagus untuk mengalahkan mereka. Kami memulai dengan baik tapi setelahnya kami tak bermain sesuai level kami,” lanjut dia.
Satu aspek yang disoroti Benitez dari kekalahan timnya adalah lini bertahan, yang dua kali bisa ditemukan celahnya oleh bek Chelsea, Branislav Ivanovic, dari set piece. Kekurangsolidan di sektor itulah yang membuat Chelsea bisa perlahan-lahan bangkit.
“Kami kebobolan dari sepak pojok padahal seharusnya bisa lebih baik. Sulit menghentikan mereka karena mereka punya lima atau enam pemain yang bagus di udara. Itu sundulan bebas dan adalah kesalahan.”
“Kami punya tiga pemain di sekelilingnya dan tak bisa menghentikan dia (Ivanovic). Itu sundulan bebas. Saat Anda punya pemain di wilayah itu, Anda harus mengendalikan ruang tersebut, tapi kami jelas bikin kesalahan,” sesal Benitez.
Leave a reply